Rabu, 07 Oktober 2020

Masker

#Day1AISEIWritingChallenge


Masker tiba-tiba jadi sesuatu yang penting. Bahkan menjadi hal yang wajib. Bayangkan, sekarang ada operasi razia masker. Yang melanggar mendapat  sangsi. Ada yang denda uang atau sangsi sosial bersih-bersih lingkungan.

Masker menjadi penting karena merupakan salah satu komponen wajib dalam pencegahan virus corona. Di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), orang yang melakukan aktivitas di luar rumah harus mentaati protokol kesehatan. Di antaranya selalu cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, selalu pakai masker dan hindari kerumunan.



Seperti biasa rutinitas pagi aku keluar rumah. Tentunya tak lupa aku pakai masker. Setiap pagi pasti ada razia masker, karena di daerahku masih zona merah. Aku punya beberapa stok masker dengan style berbeda. Kalau untuk jalan, aku biasa pakai masker bermotif wajah. Agar matching aku pilih warna masker yang sesuai dengan warna pakaian. Bagiku, masker saat ini sudah menjadi life-style.

# Kota Wali, 7 Okt 2020


 

10 komentar:

  1. Balasan
    1. Terima kasih Bu Dahlia sudah mampir dan mengapresiasi

      Hapus
  2. Balasan
    1. Padahal engap ya Om klo pake masker kelamaan ...

      Hapus
  3. Tapi ingat! Bila Anda ke bank memakai masker hati-hati. Masker tidak bisa jadi jaminan. Yang bisa jadi jaminan itu SURAT TANAH, SK, atau BPKB.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Off course pak Susanto, klo mau Ngamprah bank jaminannya jangan masker ya ... Hehe

      Hapus
  4. Kalau saya pakainya masker wajah biar jadi glowing kata pak kepala sekolah dan ayahnda Yoyon mesti pakai masker batik ya biar keren

    BalasHapus
  5. Kalau saya pakai masker wajah biar glowing. Ayahnda pakai masker batik ya biar tambah keren

    BalasHapus
  6. Siapp pakkk, stay healthy!

    BalasHapus

Writer's Block

Pentigraf Oleh: Yoyon Supriyono Diskusi mingguan sekitar masalah literasi di komunitas literasi Zamrud semakin ramai saja. Semu...